Showing posts with label Murai Batu. Show all posts
Showing posts with label Murai Batu. Show all posts

Thursday, 2 February 2017

[Update Bulan Februari] Daftar Harga Semua Jenis Burung Kicauan dan Ocehan Terbaru 2017, Jangan Sampai Salah Harga Bos...

Memasuki Bulan Februari 2017, transaksi jual-beli burung peliharaan di pasaran baik melalui media jual-beli online maupun pasar burung terbilang masih cukup ramai. Meski harga beberapa jenis burung kicauan cenderung mengalami penurunan, hal itu tak menurunkan semangat para breeder untuk terus berproduksi. 







[Update Bulan Februari] Daftar Harga Semua Jenis Burung Kicauan dan Ocehan Terbaru 2017, Jangan Sampai Tertipu Bos...

Sebagai panduan bagi Anda, berikut ini daftar harga burung dan unggas di pasaran. Meski harga yang tertera di sini bisa saja berbeda-beda di setiap lokasi, setidaknya Anda bisa memperkirakan berapa dana yang perlu disiapkan sebelum berburu burung idaman di pasar burung.

No

Nama BurungHarga
1African grey parrot anakanRp 2.300.000 – Rp 5.000.000
2African grey parrot dewasaRp 7.000.000 – Rp 10.000.000
3Anis ampenan trotolanRp 350.000
4Anis ampenan dewasa hutanRp 150.000 – Rp 200.000
5Anis cendana trotolanRp 350.000
6Anis cendana dewasa hutanRp 250.000
7Anis kembang bakalan mhRp 450.000 – Rp 600.000
8Anis merah bakalan / trotolRp 600.000 – Rp 1.000.000
9Beo anakanRp 2.000.000
10Beo dewasa hutanRp 800.000 – Rp 1.000.000
11BetetRp 300.000
12Blackhtroat anakan jantanRp 1.250.000
13Blackthroat anakan betinaRp. 1.150.000
14Blackthroat dewasa jantanRp 2.000.000 – Rp 2.500.000
15Blackthroat dewasa betinaRp 1.500.000
16Branjangan Jawa trotolanRp 1.500.000
17Branjangan Jawa dewasa (sudah jadi)Rp 2.500.000 ke atas
18Branjangan KalimantanRp 250.000
19Branjangan NTBRp 200.000
20BubutRp 50.000
21Cendet mhRp 60.000
22Cendet trotolanRp 80.000 – Rp 100.000
23Cendet madura anakan/trotolanRp 300.000
24Ciblek kebun anakan jantanRp 300.000
25Ciblek kebun dewasa hutanRp 250.000
26Ciblek gunung dewasa hutanRp 80.000
27Ciblek sawah bakalan / jadiRp 40.000 – Rp 100.000
28Cililin coklat dewasa hutanRp 1.500.000
29Cililin hitam dewasa hutanRp 1.000.000
30Cucak hijau Banyuwangi trotolanRp 1.500.000
31Cucak hijau Banyuwangi dewasa hutanRp 1.000.000
32Cucak hijau Kalimantan kuningan trotolanRp 300.000
33Cucak hijau Kalimantan trotol hitamRp 500.000
34Cucak hijau Sumatera trotolanRp 600.000
35Cucak hijau Sumatera dewasa hutanRp 500.000
36Cucak hijau miniRp 350.000 – Rp 500.000
37Cucak jenggotRp 250.000
38Cucak keling / CangkelingRp 50.000
39Cucak kencurRp 50.000
40Cucak komboRp 80.000
41Cucak ranting dewasa hutanRp 150.000
42Cucak ranting trotolanRp 250.000
43Cucak tembak atau kapas tembakRp 300.000
44Cucakrowo penangkaran anakan (3-4 bulan)Rp 7.000.000 – Rp 10.000.000 / pasang
45Cucakrowo hutanRp 5.000.000
46Decu dewasa hutanRp 200.000
47Decu trotolanRp 350.000
48Decu wulungRp 50.000
49Derkuku derukRp 100.000
50Derkuku tangkapan hutanRp 50.000
51Derkuku KelantanRp 500.000
52Emprit peking/bondolRp 5000 – Rp 10.000
53Emprit jepang (emje)Rp 300.000 / pasang
54Emprit mutiaraRp 250.000 / pasang
55Finch strawberryRp 150.000/pasang
56Finch ZebraRp 250.000 – Rp 300.000/pasang
57GaokRp 1.000.000
58GagakRp 3.000.000
59Gelatik belong mhRp 150.000 / pasang
60Gelatik belong penangkaranRp 200.000 / pasang
61Gelatik timorRp 300.000 – Rp 500.000/pasang
62Gereja anakanRp 20.000
63Gereja dewasa / liarRp 5000 – Rp 10.000
64Jalak bali trotolan/anakanRp 10.000.000 – Rp 15.000.000 (sertifikat)
65Jalak putihRp 2.500.000 / pasang
66Jalak suren Jawa trotolan penangkaranRp 500.000
67Jalak suren Sumatera dewasa hutanRp 300.000
68Jalak kebo / hitamRp 80.000 – Rp 100.000
69Jalak nias bakalan – jadiRp 150.000 – Rp 300.000
70Jalak thailand/malaysia jambulRp 100.000 ke atas
71Kacer jawa trotolanRp 400.000
72Kacer jawa dewasa hutanRP 500.000
73Kacer poci trotolanRp 400.000
74Kacer poci dewasa hutanRp 350.000
75KapasanRp 60.000
76Kaso-kasoRp 150.000
77KecialRp 150.000
78Kenari yorkshire betina lokal/imporRp 4.500.000 – Rp 6.500.000
79Kenari yorkshire jantan lokal/imporRp 4.500.000 – Rp 10.000.000
80Kenari lancashire betina lokal/imporRp 5.500.000 – Rp 8.000.000
81Kenari lancashire jantan lokal/imporRp 5.000.000 – Rp 8.000.000
82Kenari F2 yorkshire anakanRp 2.500.000 – Rp 3.000.000
83Kenari F1 yorkshire anakanRp 1.500.000
84Kenari fancyRp 500.000 – Rp 1.500.000
85Kenari agateRp 400.000 – Rp 1.500.000
86Kenari giant crestedRp 1.500.000 – Rp 5.000.000
87Kenari norwichRp 1.500.000 – Rp 3.000.000
88Kenari goldfinchRp 1.000.000 – Rp 2.000.000
89Kenari spanish timbradoRp 500.000 – Rp 2.00.000
90Kenari mozaikRp 500.000 – Rp 1.300.000
91Kenari border dewasa (jantan/betina)Rp 1.600.000
92Kenari border anakanRp 900.000
93Kenari frillRp 1.550.000
94Kenari glosterRp 500.000 – Rp. 1.500.000
95Kenari gloster anakan/bakalanRp 550.000
96Kenari holland mixRp 350.000 – Rp 650.000
97Kenari lizard dewasaRp 1.000.000
98Kenari lizard anakanRp 650.000
99Kenari AF yorkshire anakan / bakalanRp 300.000 – Rp 500.000
100Kepodang Jawa mhRp 500.000
101Kepodang Bali / Sumbawa mhRp 350.000
102Kolibri merah / delimaRp 100.000
103Kolibri muncang bakalanRp 150.000 – Rp 200.000
104Kolibri manggar bakalanRp 100.000
105Kolibri ninjaRp 150.000 ke atas
106Kolibri rajaRp 200.000 ke atas
107Kutilang biasaRp 30.000 – Rp 50.000
108Kutilang emasRp 50.000
109Kutilang sutraRp 100.000
110LauraRp 90.000
111Lovebird lutino mata merah dewasaRp 850.000
112Lovebird olive anakanRp 250.000
113Lovebird albino mata hitam anakanRp 350.000
114Lovebird albino mata hitam dewasaRp 500.000
115Lovebird mata merah anakanRp 450.000
116Lovebird pastel putih anakanRp 250.000 – Rp 350.000
117Lovebird pastel hitam anakanRp 250.000 – Rp 350.000
118Lovebird pastel kuning anakanRp 250.000 – Rp 350.000
119Lovebird pala mas anakanRp 200.000 – Rp 250.000
120Lovebird lutino mata merah anakanRp 550.000
121Lovebird lutino mata hitam anakanRp 350.000 – Rp 500.000
122Lovebird albino mata merah dewasaRp 650.000
123Lovebird hijau kepala biru anakanRp 130.000
124Lovebird hijau kepala biru dewasaRp 200.000
125Lovebrd hijau kepala merah anakanRp 130.000
126Lovebird hijau kepala merah dewasaRp 200.000
127Mantenan / burung sepah besarRp 75.000
128Manyar dewasaRp 25.000
129Manyar trotolanRp 40.000
130MozambikRp 450.000 ke atas
131Murai air mancurRp 200.000
132Murai batu Medan/Aceh trotolan hutanRp 2.500.000
133Murai batu Medan/Aceh dewasa hutanRp 2.000.000
134Murai batu Kalimantan dewasa hutanRp 500.000
135Murai batu ekor hitam (Nias) trotolanRp 1.500.000
136Murai batu ekor hitam (Nias) dewasa hutanRp 1.000.000
137Murai batu Nias raja trotolanRp 2.000.000
138Murai batu Nias yang sudah jadiRp 2.500.000 ke atas
139Parkit Australia / falekRp 500.000 – Rp 700.000
140Parkit hijauRp 60.000 – Rp 75.000 / pasang
141Parkit warnaRp 75.000 – Rp 90.000 /pasang
142Parkit holland body besarRp 1.400.000 / pasang
143PaklingRp 600.000
144PancawarnaRp 600.000
145Pelatuk / Caladi batuRp 50.000
146Pelatuk bawangRp 800.000
147Pelatuk brambangRp 125.000
148Pelatuk sampitRp 350.000
149Perkutut bangkokRp 250.000 ke atas
150Perkutut hitamRp 500.000
151Perkutut lokal (Jawa/Sumatera)Rp 80.000 – Rp 100.000
152Perkutut coklat/kremRP 500.000
153Perkutut putihRp 650.000
154Perkutut racingRp 250.000 ke atas
155Pleci anakan /piyikanRp 100.000
156Pleci dada kuning bakalanRp 25.000 – Rp 50.000
157Pleci dada putih bakalanRp 20.000 – Rp 45.000
158Pleci dada kuning semi bukparRp 150.000
159Pleci dada putih semi bukparRp 150.000
160Pleci NTBRp 30.000 – Rp 35.000
161Pleci jadiRp 300.000 ke atas
162Poksay jambul SumateraRp 650.000
163Poksay jambul ThailandRp 2.00.000 ke atas
164Poksay hongkongRp 2.500.000
165Poksay genting/mandarin mhRp 150.000 – Rp 250.000
166Prenjak anakanRp 40.000
167Prenjak dewasa hutan jantanRp 20.000
168Prenjak dewasa hutan betinaRp 10.000
169PuterRp 45.000
170Puter IrakRp 400.000 / pasang
171Puter pelungRp 150.000
172RambatanRp 150.000
173Rio-rio bakalan hutanRp 80.000 – Rp 100.000
174Rio-rio dewasa sudah jadiRp 200.000 – Rp 300.000
175Robin jantan dewasaRp 600.000 – Rp 750.000
176Robin jantan betinaRp 500.000
177Samyong trotolan (Nusa Tenggara)Rp 1.000.000
178Samyong dewasa hutanRp 800.000
179Sanger jantanRp 650.000 – Rp 800.000
180Sanger betinaRp 400.000 – Rp 600.000
181SanmaRp 600.000 ke atas
182Selendang biru trotolanRp 100.000
183Selendang biru jantan dewasa hutanRp 50.000 – Rp 80.000
184Sirtu dewasa hutanRp 40.000
185Sirtu trotolanRp 80.000 – Rp 100.000
186Sirtu dewasa sudah nyipowRp 200.000 ke atas
187Srigunting biasaRp 160.000
188Srigunting kantilRp 250.000
189Srikatan dewasa hutanRp 35.000 – Rp 45.000
190Srindit JawaRp 100.000 ke atas
191Srindit paruh hitam (Sumatera/Kalimantan)Rp 30.000 – Rp 60.000
192Sulingan / tledekan dewasa hutanRp 300.000
193Sulingan / tledekan lautRp 150.000
194Sulingan / tledekan trotolanRp 350.000
195Tengkek butoRp 1.000.000
196Tengkek udangRp 40.000 – Rp 80.000
197Tralis / blerengRp 30.000 – Rp 75.000
198Trucukan dewasa hutanRp 30.000
199Tuwu / Asian koel jantanRp 3.500.000
200Tuwu / Asian koel betinaRp 1.500.000
201WambiRp 2.500.000

Demikianlah harga beberapa jenis burung ocehan di beberapa pasaran burung. Harga yang tertera bisa saja berubah-ubah tergantung berbagai kondisi.
Semoga bermanfaat.

Wednesday, 25 January 2017

8 Jenis Pakan Untuk Murai Batu Supaya Jago Gacor dan Ngeplong, Nomor 4 Tenyata Mudah Banget

Makanan Murai Batu Biar Gacor – Selain cucak ijo, lovebird dan kenari, murai batu juga tergolong sebagai salah satu pengicau kontes premium. Pasalnya disamping memiliki perawakan dengan ekor panjang yang indah nan menawan,  burung bernama ilmiah Copsychus malabaricus ini ternyata juga mempunyai gacoran yang lantang (ngeplong) dan cukup menjanjikan. Sehubungan dengan suara murai batu yang mana banyak dibilang mumpuni, adapun beberapa variasi kicau yang mampu dilantunkan olehnya antara lain ngalas, nembak, ngerol, ngekek dan sebagainya.






8 Jenis Pakan Untuk Murai Batu Supaya Jago Gacor dan Ngeplong, Nomor 4 Tenyata Mudah Banget

Untuk memperoleh murai batu yang bersuara ngeplong dengan banyak variasi, tentunya bukanlah perkara gampang. Bisa dibilang begitu sebab selain pola perawatan murai batu dan setelan makanan murai batu gacor yang diberikan setiap harinya juga menjadi kunci utama yang paling berpengaruh besar terhadap keberhasilan. Apabila rawatan dan makanan murai harian sudah diberikan dengan baik, benar, teratur, rutin, konsisten dan sesuai degan karakter burung, niscaya hasil yang lebih memuaskan akan lekas diperoleh. Namun jika beberapa hal tersebut kurang diperhatikan, maka tidak menutup kemungkinan kalau penampilan burung akan cenderung biasa-biasa saja.
Sehubungan dengan pola perawatan, setelan dasar yang kerap diterapkan oleh para pencetak murai batu juara, sebenarnya tidaklah beda jauh dengan rawatan harian yang diberikan oleh kebanyakan kicau mania pada umumnya. Semisal dengan rutin memandikan di pagi dan sore hari, kemudian dijemur, selalu menjaga kebersihan kandang dan setelan tambahan lainnya seperti pemasteran misalnya. Sedangkan untuk makanan murai batu sendiri, sesungguhnya juga tidak terlalu neko-neko. Bisa begitu sebab beberapa asupan bernutrisi tinggi yang bisa berikan antara lain EF seperti aneka serangga kecil, kroto, ulat, cacing tanah, ikan kecil, dan pakan buatan berupa voer.


Jangkrik
Jangkrik tergolong sebagai salah satu pakan murai batu yang paling utama sekaligus merupakan pakan alami saat ia berada di alam bebas. Di dalam jangkrik terdapat kandungan nutrisi yang sangat diperlukan oleh burung, termasuk protein. Itu sebabnya agar burung lebih sehat dan gacor, maka ada baiknya jika selalu memenuhi kebutuhan protein-nya dengan cara rutin memberikan jangkrik setiap harinya.
Adapun hal perlu diperhatikan ketika hendak memberikan pakan murai batu serangga ini adalah dengan menyisihkan atau memotong bagian-bagian yang sulit untuk dicerna oleh burung. Dan beberapa bagian yang sebaiknya dipotong lebih dulu ialah kepala, kaki dan bulu atau sayap jangkrik. Selain keras sehingga sulit untuk dicerna, bagian tersebut juga berisiko melukai tenggorokan burung jika tetap dikonsumsi.

Belalang
Hampir sama halnya dengan jangkrik. Dimana di dalam belalang juga mengandung kadar protein yang sangat berperan bagi tumbuh kembang burung. Selain itu, tidak sedikit yang beranggapan kalau belalang dinilai memiliki kandungan protein lebih tinggi dibanding jangkrik. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua jenis belalang bisa diberikan. Ada beberapa jenis belalang tertentu yang mengandung racun sehingga bahaya jika dikonsumsi oleh burung.
Sebagaimana yang telah dimuat dari laman omkicau.com, jenis belalang beracun yang sebaiknya tidak diberikan adalah yang berwarna hitam, merah atau berbintik. Sedangkan untuk jenis belalang yang dapat diberikan yaitu yang berwarna hijau. Belalang hijau bisa kita temukan pada dedaunan hijau khususnya di areal persawahan. Disamping itu, adapun bagian-bagian yang harus dipotong terlebih dahulu karena sulit untuk dikonsumsi antara lain bagian kepala, bulu atau sayap dan kaki belalang.

Orong-orong
Jenis makanan murai batu yang berupa serangga kecil ini tidak jauh berbeda dengan belalang dan jangkrik, yaitu sama-sama mengandung protein tinggi. Namun khusus untuk pemberiannya harus lebih berhati-hati. Pasalnya pada bagian kepala orong-orong terdapat gigi yang cukup tajam. Jika tidak dipotong lebih dulu sebelum diberikan, maka tidak menutup kemungkinan kalau bisa menggigit tenggorokan burung. Selain itu, kaki dan bulu atau sayapnya juga harus disisihkan.

Kroto
Memberikan kroto banyak dipercaya bahwa mampu menjaga atau bahkan meningkatkan suhu panas tubuh burung. Karena bisa meningkatkan suhu panas, maka ada baiknya jika pemberian lebih diperhatikan. Kalau hal itu diabaikan dan suhu panas pada tubuh burung jadi meningkat tidak pada semestinya, tentu hal ini akan cenderung menimbulkan dampak yang kurang baik.
Suhu panas yang meningkat tidak semestinya akibat pemberian kroto berlebihan, banyak diyakini bahwa bisa membuat burung jadi mabung tidak pada waktunya. Selain itu, over birahi juga termasuk efek kurang bagus yang disebabkan oleh kroto yang diberikan secara berlebihan. Kedua keadaan kurang mengenakan tersebut, atau lebih tepatnya mabung tidak pada waktunya dan over birahi juga dapat menjadikan burung cenderung enggan untuk berkicau.

Ulat
Ulat merupakan pakan murai batu yang memiliki kandungan protein tinggi selain belalang dan sebagainya. Sedangkan untuk jenisnya yang bisa diberikan antara lain ulat bambu atau bumbung, kayu, pisang, pohon, ulat hongkong, dll. Khusus untuk ulat hongkong, karena pemberian yang berlebihan dapat memicu penyakit katarak, maka sebaiknya lebih diperhatikan.
Berbeda dengan ulat hongkong yang mana sangat berisiko jika diberikan secara berlebihan, ulat bambu atau ulat bumbung justru bisa membawa dampak yang lebih merujuk pada hal-hal baik. Ulat bumbung banyak diberikan oleh para kicau mania guna menurunkan tingkat birahi terhadap burung yang birahinya terlalu over.

Cacing Tanah
Tidak hanya burung punglor saja yang gemar mengkonsumsi pakan cacing tanah ini, akan tetapi burung murai juga begitu meyukainya. Makanan murai batu yang berupa cacing, sebaiknya selalu diperhatikan kesterilan-nya. Sebelum disajikan supaya lebih steril cacing bisa dibersihkan dengan cara direndam pada air bersih. Untuk menghindari hal-hal yang cenderung kurang baik semisal gangguan pencernaan, maka jangan berikan cacing yang kondisinya sudah tidak segar, terlebih lagi kalau itu sudah membusuk.

Ikan Guppy
Dibalik keindahannya ternyata ikan guppy menyimpan kadar protein yang cukup tinggi sehingga bagus untuk diberikan sebagai makanan tambahan aneka macam jenis burung berkicau, termasuk cendet begitu juga murai batu. Selain bagus untuk dikonsumsi karena kandungan protein tinggi dan tulangnya yang lunak, ikan guppy juga dipercaya mampu menetralisir burung yang sedang berkondisi drop maupun stres.

Voer atau Poor
Meskipun bukan termasuk sebagai pakan murai batu alami, akan tetapi makanan murai batu buatan ini juga sangat bagus untuk diberikan karena kandungan nutrisinya. Selain protein, di dalam poor juga terdapat mineral dan nutrisi-nutrisi lain yang belum tentu ada pada makanan murai batu yang berupa alami. Itu sebabnya agar mampu melengkapi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh burung, maka alangkah baiknya jika voer selalu tersedia.
Untuk jenis voer yang umum diberikan kepada burung dari genus Copsychus ini ialah yang berkadar protein sedang antara 12-18 %. Diluar itu tidak menutup kemungkinan kalau bisa sesuai untuk diberikan. Namun yang perlu lebih diperhatikan adalah pada pemberian poor yang mana harus konsisten. Jika sering mengganti merk voer beserta kadar protein-nya, hal ini bisa membuat bulu burung jadi tampak cenderung kusam atau pudar.